Penyebab Bayi Gumoh Setelah Makan

Bayi muntah setelah makan masih termasuk hal yang normal. Hal tersebut bisa terjadi kapan saja setelah bayi makan. Anda perlu memahami tentang gejala bayi muntah dan cara mengatasi bayi muntah setelah makan. Beberapa orang tua, mungkin khawatir ketika bayinya muntah. Anda tidak perlu mengkhawatirkannya kenali dulu apa saja penyebab bayi gumoh setelah makan.

Tekstur Makanan yang Terlalu Keras dan Kasar

Bayi bisa mengalami gumoh jika Anda salah dalam memilih makanan si kecil. Makanan yang memiliki tekstur tidak ramah si kecil juga bisa menyebabkan muntah. Misalnya saja, makanan itu memiliki tekstur yang keras sehingga organ pencernaan bayi Anda menolak, akibatnya terjadilah muntah.

Sebaiknya pelajari dulu makanan sesuai dengan umur bayi. Setiap umur pasti memiliki spesifikasi makanan masing-masing. Misal bayi usia sekian hanya diperboleh makan makanan yang bertekstur halus seperti bubur, sehingga Anda tidak bisa memberinya nasi.

Rasa yang Tidak Disukai si Kecil

Penyebab bayi gumoh setelah makan juga bisa dari rasa makanan yang Anda berikan. Makanan yang terlalu asam, asin, atau terlalu gurih terkadang membuat si kecil tidak nyaman sehingga menyebabkan ia muntah. Sebaiknya sebelum Anda menyuapi si kecil incipi dulu makanan tersebut apakah rasanya sudah pas atau belum.

Bayi Terlalu Kenyang

Gumoh juga bisa terjadi jika bayi Anda sudah kenyang tetapi Anda masih berusaha menyuapinya. Akhirnya organ pencernaannya menolak dan terjadilah muntah. Kondisi perut bayi dan manusia dewasa sangatlah berbeda, Anda tidak bisa menyamakannya. Perut bayi hanya bisa menampung makanan yang sedikit.

Makan Terlalu Cepat

Saat menyuapi si kecil usahakan jangan terlalu cepat. Anda bisa memberikan jeda dengan berkomunikasi dengan bayi. Anda bisa menyuapinya dalam rentang waktu setengah jam dengan tiap sendok pelan-pelan. Jika di mulut si kecil belum habis, jangan memberinya makanan lagi. Hal ini akan membuat bayi Anda cepat gumoh bahkan tersedak.

Cara Mengatasi Bayi Muntah Secara Alami

Cara mengehentikan muntah pada bayi sebenarnya cukup mudah. Sebagian besar bayi berhenti gumoh setelah mereka bisa duduk tegak tanpa bantuan. Selama bayi senang dan bertambah berat badannya, jangan khawatir. Namun jika si kecil terlihat tertekan saat muntah, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk tahap selanjutnya.

Gunakan pakaian yang nyaman untuk bayi. Jangan gunakan popok bayi yang terlalu ketat. Tujuannya untuk menghindari ruam popok sekaligus perut bayi yang tertekan setelah makan. Ketika menggendong si kecil, perhatikan posisi perut bayi jangan sampai tertekan atau berada tepat di bahu Anda.

Jika Anda khawatir saat si kecil muntah setelah makan, Anda dapat konsultasikan ke dokter. Perhatikan penyebab bayi gumoh, seberapa banyak muntah pada bayi dan apa saja gejala gejala yang dialami bayi. Ceritakan semuanya ke dokter agar bisa dilakukan tindakan selanjutnya. Namun jika muntah hanya sekali dua kali, Anda tidak perlu khawatirkan hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *